1. Padat dengan padat: memisahkan padat dengan padat mudah dilakukan jika bahan pangan memiliki ukuran yang besar, contoh ubi dengan singkong. Ubi dan singkong dapat dipisahkan satu persatu, tidak dibutuhkan cara khusus. Namun, untuk bahan pangan yang berbentuk butiran akan sulit memisahkannya satu per satu. Karena itulah digunakan cara-cara berikut:
* ditampih: contohnya memisahkan beras dengan batu, biasanya digunakan tetampah dari anyaman
| Tetampah Sumber: https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/6c/Nampah.JPG |
2. Cair dengan padat: cara yang paling umum digunakan adalah diekstrak atau didestilasi.
![]() |
| Destilasi Sumber: https://theprincess9208.files.wordpress.com/2012/11/dstilasi-sederhana.jpg |
contoh pati singkong
* tradisional: cara ini dilakukan dengan mengalirkan pati singkong yang masih tercampur air ke selokan yang sudah diberi sekat-sekat. Pati akan mengendap ke sekat-sekat tersebut dan air akan tetap mengalir. Semakin banyak sekatnya, semakin banyak pati yang dapat dipisahkan dari air. Namun, cara ini dapat mengakiatkan mikroba tumbuh pada pati karena prosesnya yang lama dan dilakukan di ruang terbuka.
![]() |
| Mesin dengan gaya sentrifugal Sumber: http://imgusr.tradekey.com/p-5100554-20110406143042/cassava-starch-production-line.jpg |


No comments:
Post a Comment